Laman

Sabtu, 26 November 2011

Setelah memastikan bakal tampil di Liga Super Indonesia (LSI), PERSIB Bandung dipastikan batal menjamu Mitra Kukar di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, 26 November mendatang, sesuai dengan jadwal yang sudah dirilis PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS). Sebagai gantinya, Persiram Raja Ampat akan menjadi lawan pertama PERSIB, di LSI 2011-2012 di Stadion Si Jalak Harupat, 3 Desember mendatang. Berdasarkan draf jadwal yang sudah diterima dari PT Liga Indonesia (PT LI), setelah menjamu Persiram, empat hari kemudian PERSIB kembali menjamu Sriwijaya FC di Stadion Si Jalak Harupat. 


http://persib.co.id/main/in/berita-harian/1556-persib-awali-main-kandang-di-lsi

Persib Pilih Liga Super

PERSIB Bandung akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Liga Super Indonesia (LSI) yang diadakan PT Liga Indonesia pada musim kompetisi 2011-2012. Dengan demikian, PERSIB tidak akan melanjutkan kompetisi di Liga Prima Indonesia (LPI) 2011-2012 yang sempat memainkan satu laga melawan Semen Padang, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kab. Bandung, 15 Oktober lalu. Keputusan resmi PERSIB tersebut disampaikan juru bicara PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Kuswara S. Taryono dalam konferensi pers di Kafe PERSIB, Jln. Sulanjana No. 17 Bandung, Senin (21/11). "Kita akan mengikuti LSI. Sepertinya, PSSI masih memiliki kendala untuk menggelar kompetisi dengan 18 peserta sesuai aturan," kata Kuswara.

Sebelumnya, PERSIB juga menghadiri pertemuan manajer peserta Liga Super Indonesia di Jakarta, Sabtu (19/11). Dari PERSIB hadir Direktur PT Persib Bandung Bermartabat Risha Adi Widjaya. Selain pertimbangan PSSI tidak bisa menggelar kompetisi dengan 18 peserta sesuai prosedur musim sebelmnya, Kuswara mempertimbangkan berbagai aspek lainnya. Dengan keputusan PERSIB pindah ke Liga Super, maka "Pangeran Biru" akan bergabung dengan 17 tim lainnya yang akan memulai "kick-off" LSI 2011-2011, yakni Sriwijaya FC, PSPS Pekanbaru, Persija Jakarta, Pelita Jaya, Persela Lamongan, Arema Indonesia, Deltras Sidoarjo, Persiba Balikpapan, Persisam Samarinda, Mitra Kukar, Persipura Jayapura, Persiwa Wamena, Persidafon Dafonsoro, Gresik United, Persiram Raja Ampat, PSMS Medan, dan PSAP Sigli.



http://persib.co.id/main/in/berita-harian/1555-persib-pilih-liga-super

Senin, 10 Oktober 2011

Mamic Puas Pemain Bisa Terapkan Skema Permainan


Sekalipun tak diperkuat lima skuad timnas senior, namun peran lima gelandang beda fungsi yang diterapkan Mamic dalam setiap pertandingan sudah mampu diaplikasikan dengan baik.

Terutama peran dua gelandang bertahan ini dinilai efektif untuk menjaga keseimbangan permainan, dengan pola 4-2-3-1 yang tidak awam dilakukan tim-tim di Indonesia bahkan Asia Tenggara.
"Dari waktu ke waktu pemain terus menunjukan perkembangan yang cukup baik. Saat ini saya melihat pemain sudah paham dan bisa mengaplikasikan konsep permainan yang saya inginkan. Seperti gelandang serang, mereka sudah mengerti apa yang harus mereka lakukan ketika menyerang dari sayap, begitupun dua gelandang bertahan," papar Mamic.

Mamic akan mematangkan strategi ini, sekembalinya lima pilar timnas, yakni Hariono, Toni Sucipto, Zulkifli Syukur, M Nasuha, dan M Ilham usai mengawal tim 
Garuda menjamu Qatar dalam Pra Piala Dunia 2014 zona Asia grup E di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan Jakarta, Selasa (11/10/2011) malam.

Dia bakal langsung memfokuskan latihan pematangan taktik dan strategi yang akan diterapkan, ketika bertanding melawan Semen Padang di Stadion si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung, Sabtu (15/10/2011) nanti. Laga ini sekaligus prosesi dimulainya kompetisi Liga Prima 2011-2012.

"Saya punya waktu kurang dari satu pekan sebelum pertandingan pertama melawan Semen Padang. Saya harus bekerja keras untuk mengolah taktik, sehingga setiap pemain bisa maksimal dalam memainkan perannya nanti. Saya juga berharap, pemain di timnas bisa segera bergabung, karena dengan adanya mereka bisa memudahkan saya untuk mengolah taktik dan strategi," jelas dia. 

Persib Kebanjiran Tawaran Pemain Belakang

Sampai sekarang sudah ada 10 curriculum vitae (CV) pemain pelamar yang sudah masuk. Tapi hanya beberapa pemain saja yang memiliki kualitas sesuai harapan Mamic. Dia sendiri sudah mengantongi satu pemain yang dinilai memiliki kemampuan setara dengan duo center bek Maman Abdurahman dan Abanda Herman.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mamic sebenarnya sudah puas dengan kinerja dua pemain tersebut. Hanya saja mantan pelatih timnas Myanmar itu ogah mengambil risiko dengan hanya mengandalkan keduanya, di sepanjang Liga Prima 2011/2012 yang akan bergulir mulai 15 Oktober mendatang.
"Saya sudah mendapatkan banyak rekomendasi pemain belakang dari teman saya di facebook. Ini bagus itu bagus, tapi saya harus seleksi lagi. Kalau manajemen memberikan lampu hijau kami akan bawa pemain yang paling bagus," kata Mamic usai sesi latihan fitness di D'Groove Gymnasium, Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung.

Dia menjelaskan, posisi pemain belakang saat ini menjadi titik krusial sehingga harus sesegera mungkin dibenahi. Apalagi pelapis yang ada saat ini memiliki kualitas yang cukup jomplang dengan pemain inti.

Selain muda usia, stok pemain belakang yang ada dianggap masih 'hijau' dan belum memiliki pengalaman cukup untuk berlaga di sebuah kompetisi dengan level persaingan yang sangat ketat.

"Saya ingin secepat mungkin bisa mendapatkan pemain belakang Asia. Karena kita butuh defender, bukan hari ini atau besok, kita butuh pemain itu secepatnya," tegas Mamic.